Headlines News :

Donasi

8465-030-174
An. Agus Budiyanto


022-1957-923
An. Agus Budiyanto
702-9753-808
An. Agus Budiyanto

900-00-2346-9340
An. Agus Budiyanto

PROGRESS HAFALAN SANTRI PONPES GRIYA QUR'AN

PROGRESS HAFALAN SANTRI PONPES GRIYA QUR'AN





















Tebar Hewan Qurban bersama Anak-anak Penghafal Al-Qur'an

Tebar Hewan Qurban bersama Anak-anak Penghafal Al-Qur'an

Video Rihlah Rafting Asatidzah PPTQ Griya Qur'an Februari 2016

Video Rihlah Rafting Asatidzah PPTQ Griya Qur'an Februari 2016


Keberkahan Al-Qur'an

Al-Qur'an Al-Kariim, Kitab Allah yang Penuh Barakah

Al-Qur'an Kitab yang dibarakahi

Barakah menurut syari'at adalah tetap dan langgengnya kebaikan, serta banyak dan berlimpahnya kebaikan tersebut. Kebaikan yang dimaksud bisa meliputi kebaikan agamawi atau kebaikan duniawi atau keduanya sekaligus. Diantara kebarakahan yang meliputi agamawi dan duniawi salah satunya adalah Al-Qur'an.

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ﴿٢٩﴾
Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan barakah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.(Q.S. Shaad: 29)

“Kitab yang dibarakahi”--sebagaimana disebutkan dalam kitab Tafsiir ar-Razi, maksudnya banyak kebaikannya dan langgeng kebarakahannya, yang memberikan kabar gembira dalam bentuk pahala dan ampunan, serta melarang berbuat keburukan dan maksiat.
Sementara Ibnu al-Qayyim berkata: “Al-Qur'an lebih berhak untuk menyandang nama mubaarak (sesuatu yang dibarakahi) daripada nama lain apa pun, karena berlimpahnya kebaikan dan manfaatnya, serta aspek-aspek kebarakahan di dalamnya.”

Keutamaan-keutamaan al-Qur'an

Keutamaan-keutamaan al-Qur'an sangatlah banyak, baik dalam hal agamawi maupun duniawi. Diantara keutamaan-keutamaan itu antara lain.

1. Kalam Allah yang hakiki

وَإِنْ أَحَدٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّىٰ يَسْمَعَ كَلَامَ اللَّهِ ....﴿٦﴾
Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar kalam Allah, …. (Q.S. at-Taubah: 6)

2. Datang membawa kebenaran dan mengajak kepadanya

قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۖ وَمَا أَنَا عَلَيْكُمْ بِوَكِيلٍ﴿١٠٨﴾
Katakanlah: "Hai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al Quran) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu". (Q.S. Yunus:108)

3. Pembeda antara yang haq dan yang bathil
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِ لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيرًا﴿١﴾
Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam. (Q.S. Al-Furqaan:1)

4. Petunjuk yang mengantarkan kepada kebahagiaan dunia dan akhirat

قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَىٰ قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ﴿٩٧﴾
Katakanlah: "Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. (Q.S. Al-Baqarah: 97)

Fakhruddin ar-Razi, pernah berkata: “Telah menjadi sunatullah bahwa orang yang mengkaji al-Qur'an dan berpegang teguh dengannya akan mendapatkan kemuliaan di dunia dan kebahagian di akhirat. Aku sendiri telah mengkaji beraneka ragam ilmu pengetahuan yang bersifat naqli dan 'aqli, namun semua itu tidak menghasilkan kebahagiaan dalam agama dan dunia seperti yang aku peroleh lantaran mengkaji ilmu tafsir.”

5. Menjelaskan segala sesuatu yang dibutuhkan manusia, baik duniawi maupun ukhrawi

... وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ.
... Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. (Q.S. an-nahl: 89)

Di dalam al-Qur'an terkandung berbagai penjelasan mengenai Allah Swt, nama-nama, sifat-sifat, dan perbuatan-perbuatan-Nya. Juga tentang dasar-dasar 'aqidah Islam, hukum-hukum ibadah, muamalah, akhlak, perihal kemasyarakatan, perekonomian, hari kiamat, kebangkitan, hisab, surga, neraka, dan segala hal yang dibutuhkan manusia.

6. Rahmat Allah Swt bagi hamba-hamba-Nya

تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْحَكِيمِ﴿٢﴾هُدًى وَرَحْمَةً لِلْمُحْسِنِينَ﴿٣﴾

Inilah ayat-ayat Al Quran yang mengandung hikmat. Menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan (Q.S. Luqman: 1-2)

7. Cahaya yang menyingkap semua kegelapan dan menjelaskan semua hakikat
يَا أَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيرًا مِمَّا كُنْتُمْ تُخْفُونَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ ۚ قَدْ جَاءَكُمْ مِنَ اللَّهِ نُورٌ وَكِتَابٌ مُبِينٌ﴿١٥﴾يَهْدِي بِهِ اللَّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ سُبُلَ السَّلَامِ وَيُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِهِ وَيَهْدِيهِمْ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ﴿١٦﴾

Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (Q.S. al-Maaidah: 15-16)

8. Pemberi kabar gembira dan peringatan

إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا﴿٩﴾
وَأَنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا﴿١٠﴾

Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. Dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih. (Q.S. al-Isra': 9-10)

9. Obat penyakit hati dan jasmani bagi orang yang beriman

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا﴿٨٢﴾

Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. (Q.S. al-Israa': 82)

Seluruh penyakit hati bermuara pada syubhat dan syahwat. Al-Qur'an adalah obat bagi keduanya. Di dalamnya terdapat berbagai penjelasan dan bukti nyata yang membedakan kebenaran dari kebatilan, sehingga hilanglah penyakit-penyakit syubhat yang merusak ilmu, imajinasi, dan persepsi, sehingga hati melihat segala sesuatu sebagaimana hakikat sebenarnya.
Al-Qur'an juga mengandung hikmah, nasihat yang baik berupa anjuran dan ancaman, ajakan zuhud terhadap nikmat dunia dan senang terhadap akhirat, mengandung perumpamaan-perumpamaan serta kisah-kisah yang berlimpah pelajaran dan hikmah, sehingga hilanglah penyakit-penyakit syahwat. Demikianlah Imam Ibnu al-Qayyim menjelaskan.

Di atas hanyalah beberapa keutamaan dari al-Qur'an yang begitu banyaknya. Ia adalah mukjizat dan ayat yang terbesar yang dikhususkan bagi Rasulullah Saw, yang tidak diberikan kepada Nabi-Nabi lainnya.
Dari segi lafazh, nazham (susunan kalimat), dan balaghah (sastra) tidak ada yang mampu mengunggulinya. Bahkan orang-orang yang fasih dan ahli sastra yang memusuhi Nabi pun dibuat terkagum-kagum meski hati mereka mengingkari.
Al-Qur'an adalah sumber kebangkitan ummat. Bangkitnya bangsa Arab dan tampil sebagai pemenang di kancah Internasional yang waktu itu didominasi oleh Romawi dan Persia, adalah karena Al-Qur'an. Dan keterpurukan ummat Islam saat ini adalah karena mereka meninggalkan Al-Qur'an. Maka, tidak ada jalan untuk bangkit dari keterpurukan ummat kecuali dengan kembali kepada al-Qur'an.
Mudah-mudahan ummat ini bisa kembali mengikuti jalan para pendahulunya, kembali mengakrabi al-Qur'an, agar ummat yang disifatkan di dalam al-Qur'an sebagai “khaira ummah” ini bisa mendapat limpahan barakah dari Allah Swt. Aamiin.

MERDUNYA BACAAN AL QUR'AN ANAK INI

Hadis Keutamaan Sholat Berjamaah

    :
قاَلَ الإمَامُ البُخاَرِي رَحِمَهُ اللهُ
: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ يُوسُفَ، قَالَ: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ
صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلاَةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً .

Imam al-Bukhari ra berkata: Telah menceritakan kepada kami Abdullah ibn Yusuf yang berkata: Telah mengabarkan kepada kami Malik, dari Nafi’, dari Abdullah ibn Umar ra, bahwa Rasulullah saw bersabda:
Shalat berjama’ah lebih utama dibandingkan shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat.

Pesan-pesan hadis:

  1. Shalat Jamaah lebih baik dibanding shalat sendiri.
  2. Perbandingan keduanya adalah 27:1.
  3. Karena lebih baik, maka disarankan kepada ummat untuk selalu shalat fardu berjamaah.

Mendidik Anak Dengan Cinta

Tahapan Pendidikan Anak Berdasarkan Usia :
  • Anak Usia 0-3 Tahun 
  • Anak Usia 4-10 Tahun 
  • Anak Usia 10-14 Tahun 
  • Anak Usia 15-18 Tahun 
  • Anak Usia Pra-nikah 
Pendidikan Anak Usia 0-3 Tahun :
  • Mendokan saat masih dalam sulbi ayahnya 
  • Zikir untuk keselamatan bayi 
  • Azan di telinga kanan bayi saat lahir 
  • Mentahnik bayi dengan kurma dan mendoakannya 
  • Merayakan kelahiran dengan aqiqah 
  • Memberi nama yang baik 
  • Memanggil dengan nama yang baik 
  • Segera mencari begitu merasa kehilangan 
  • Mengajarkan etika berpakaian Tersenyum dan menciumnya 
  • Memberi waktu untuk main bersama 
Pendidikan Anak Usia 4-10 Tahun :
  • Menarik perhatian dengan ungkapan yang lembut 
  • Menghargai mainan anak Jangan mencelanya! 
  • Mengajari anak menyimpan rahasia 
  • Berlaku adil kepada anak 
  • Gali potensi mereka! 
Pendidikan Anak Usia 10-14 Tahun
  • Rangsang dengan hadiah 
  • Mengajari azan dan shalat 
  • Mengajari anak sopan santun dan keberanian 
  • Memberi makan dan pakaian kepada anak 
  • Melarang tidur telungkup 
  • Memisahkan tempat tidur anak setelah usia 10 tahun 
  • Jangan pukul! 
  • Jangan memanjakan anak dan menuruti kemauannya 
  • Meluruskan kekeliruan dengan bijak
  • Bergaul dan menceritakan pengalaman masa kecil kepad anak 
  • Mendidik anak agar tidak menjengkelkan sesamanya 
  • Melatih berpenampilan sederhana 
  • Menginagatkan agar tidak merendahkan orang lain 
 Pendidikan Anak Usia 15-18 Tahun
  • Memberi solusi untuk memanfaatkan waktu luang 
  • Memelihara aspek keahlian, bakat, dan kecakapan 
  • Menanamkan cinta kepada Allah, Rasul-Nya, sahabat, keluarganya, dan Al-Qur’an 
  • Jadikan Nabi saw. sebagai teladan 
  • Memilih guru yang saleh 
  • Memuji, baru menasihati 
  • Mengajarkan bahasa asing 
  • Mempercayakan tugas penting kepada anak 
Pendidikan Anak Usia Pra Nikah
  • Mengingatkan bahwa statusnya sudah baligh 
  • Menjelaskan pendidikan seks dan hukum pubertas 
  • Mengajarkan cari mandi jinabat 
  • Memberitahukan hukum haid dan cara bersuci 
  • Memberikan pengetahuan hukum-hukum keluarga, pergaulan suami-istri 
  • Dijelaskan hukum-hukum nikah dan kewajibannya pasca-menikah
 

Mutiara Hadits


Support : Creating Website
Copyright © 2014. DOMPET GRIYA QUR'AN JOGJA - All Rights Reserved
Published by Kang Triyono
Proudly powered by Blogger